Bupati Harapkan Berau Bisa Raih Swasta Saba Wistara, Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Nasional
Bupati Berau
saat kegiatan Forum Berau Sehat
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TANJUNG REDEB- Kabupaten Berau sudah mengikuti agenda verifikasi lanjutan penghargaan Kabupaten/ Kota Sehat Tingkat Nasional secara online tanggal 7 Agustus 2023. Sampai kini Berau masih menunggu hasil dari verifikasi tersebut sangat berharap bisa lolos adanya. “Saya sangat berharap penghargaan Swasti Saba Kategori Wiwerda yang sebelumnya kita terima, bisa lebih meningkat lagi kita terima ke Swasti Saba Wistara,”demikian hal menarik lainnya disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat Pertemuan Pembinaan Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) dan Pokja sehat digelar pada pelaksanaan diruang RPJPD Bapelitbang baru-baru ini .
Dijelaskan Bupati Sri Juniarsih Mas,
penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat di Kabupaten Beraudi Berau sudah dilaksanakan
mulai tahun 2017 lalu melalui Peraturan Bupati Berau Nomor 51 Tahun 2017
Tentang Penyelenggaraan Berau Sehat.
"Kita semua sudah mengupayakan yang
terbaik, sehingga apapun hasil yang nanti kita dapatkan, menjadi konsekuensi
logis dari kerja keras kita. Namun saya
tetap mendorong saudara-saudara sekalian agar senantiasa memperkuat dan
mengaktifkan kelembagaan Berau Sehat, mulai Tim Pembina, Forum Berau Sehat,
FKKS dan Pokja Sehat" ujar Sri Juniarsih Mas.
Pasti semua menginginkan Kabupaten Berau sebagai
tempat yang layak huni dan masyarakat memiliki angka harapan hidup yang tinggi.
“Kami sudah melakukan terus upaya-upaya peningkatan derajat kesehatan melalui
pemenuhan fasilitas, edukasi, hingga pendampingan masyarakat,”ujar Bupati .
Disamping harapnya, semuanya harus aktif
menjalankan program dan peranan dalam menyelenggarakan Berau Sehat di berbagai
sektor. Lakukan percepatan ODF, cegah dan tanggulangi kasus stunting.
Keberadaan Forum Berau Sehat, Kecamatan Sehat, dan Pokja sehat ini bertujuan untuk
menciptakan keadaan Berau yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni
dengan terlaksananya berbagai program-program kesehatan dan sektor lain.
“Saya juga mengharapkan dari 9 Tatanan
indikator Kabupaten/Kota Sehat dapat kita penuhi setidaknya mencapai 75 persen.
Sehingganya, mendorong perangkat OPD untuk bekerja lebih optimal,”terangnya
lagi. (sep/nad/adv)